Dari Hamzah, Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, pelayan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Tidak beriman seseorang diantara kamu sehingga mencintai milik saudaranya (sesama muslim) seperti ia mencintai miliknya sendiri” (H.R Bukhari dan Muslim)
Penjelasan:
Demikianlah dikatakan dalam shahih Bukhari, digunakan kalimat “milik saudaranya” tanpa kata yang menunjukkan keraguan. Dalam shahih Muslim disebutkan “milik saudaranya atau milik tetangganya” yang menunjukkan keraguan.
Para ulama mengatakan maksud “tidak beriman” adalah imannya tidak sempurna. Dan maksud “mencintai milik saudaranya” adalah mencintai kebajikan atau mencintai hal yang mubah. Hal ini ditunjukkan riwayat Nasa’i yang berbunyi, “Sampai ia mencintai kebaikan untuk seudaranya seperti mencintainya untuk diri sendiri.”
Abu Amr bin Shalah berkata, Lagi




Komentar Terbaru