Terima kasih atas komentar saudara Akmal.

Pertama akan saya jelaskan tentang batasan aurat wanita. Aurat wanita adalah seluruh anggota tubuhnya kecuali wajah dan dua telapak tangannya. Lehernya adalah aurat, rambutnya juga aurat bagi orang yang bukan mahram, meskipun cuma selembar. Seluruh tubuh kecuali wajah dan dua telapak tangan adalah aurat yang wajib ditutup. Hal ini berlandaskan firman Allah SWT :

Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS An Nuur : 31)

Nabi SAW pernah berkata kepada Asma` binti Abu Bakar :

Wahai Asma` sesungguhnya seorang wanita itu apabila telah baligh (haidl) maka tidak boleh baginya menampakkan tubuhnya kecuali ini dan ini seraya menunjukkan wajah dan telapak tangannya.” (HR. Abu Dawud)

Dari: gaulislam.com

Contoh-contoh pakaian muslimah yang keliru

inikah muslimah sejati???inikah muslimah sejati???

Kemudian yang kedua tentang kepada siapa aurat wanita boleh diperlihatkan.

Hal itu sudah dijelaskan Allah Ta’ala dalam surat An Nur:31
“Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.”

Jadi sudah jelas aurat wanita itu tetap harus dijaga meskipun dihadapan sesama wanita. Kecuali mereka yang telah disebutkan dalam ayat di atas.

Wallahu a’lam….