“Mi, dapat titipan salam dari ustadzah. Katanya dulu beliau teman ummi.” Tentu kita pernah mendapat titipan salam semacam itu. Kira-kira bagaimana menjawabnya? “Salam balik ya.” Begitu sebagian orang menjawabnya. Padahal dalam Islam ada adabnya sendiri lho.

Dalam Fathul Bari (11/41), Ibnu Hajar berkata: “Dan disukai untuk membalas (salam) pada orang yang menyampaikannya.”

Dalam Zaadul Ma’ad (2/427) Ibnu Qayyim berkata, “Dan termasuk petunjuknya shallallahu ‘alaihu wasalam, jika seseorang menyampaikan kepadanya salam dari orang lain, ia membalas kepadanya dan kepada orang yang menyampaikan.”

Hal itu berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud (5231), Ahmad (23104) dan Nasa’I dalam As-Sunan Al-Kubra (10133) ”Bab: apa yang dikatakan jika dikatakan kepadanya: Sesungguhnya si fulan menyampaikan salam kepadamu.”

Juga dari hadits Bani Numair (dalam Fathul Bari 11/41): “Sesungguhnya ayahku menyampaikan salam kepadamu, Nabi menjawab: :”Alaika wa ‘ala abikas salam.”

Cara menjawab seperti itu, dilakukan juga oleh istri Nabi Shallallahu ‘alaihi was salam, Khadijah dan Aisyah dan Nabi mentaqrir (menyetujui) perbuatan mereka.

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu ia berkata: “Jibril datang kepada nabi dan ada Khadijah di sisi Nabi, Jibril berkata: “Allah menyampaikan salam untuk Khadijah.” Khadijah berkata: “Sesungguhnya Allah-lah As-Salam dan salam atas Jibril dan engkau wa rahmatullah.” (Riwayat Al-Hakim 4/127, An-Nasa’I dalam Al-Kubra (10134), Al-Bazzar (1903), dan Tabrani dalam Al-Kabir (23/15,25,26)

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi was salam berkata kepadanya: “ Hai Aisyah, ini Jibril menyampaikan salam kepadamu.” Aisyah menjawab: “Wa ‘alaihis salam wa rahmatullah wa barakatuh, engkau melihat apa yang tidak aku lihat.” (Riwayat Bukhari (3217) dan Muslim (2447).

Akan tetepi ada tambahan pad Musnad Imam Ahmad (6/177) dari Aisyah, ia berkata aku jawab: “’Alaika wa ‘alaihis salam wa rahmatullahi wa barakatuh.”

Syekh al-Albani berkata dalam catatan kaki Shahih Adabul Mufrad (308-309) “Sanadnya shahih.”

Untuk itu, marilah dibiasakan jika menjawab salam sesuai dengan petunjuk Nabi.